Minggu, 30 September 2018

Bandwidth dan Infrastruktur Jaringan

Assalamualaikum wr.wb.

Welcome Back to dunia komputer yang membuat kepala kamu maupun saya pusing tujuh keliling . Hehe, tapi gapapa . Dari pada gak punya kepala malah serem . Oke, artikel kali ini saya akan membahas tentang Bandwith dan Infrastruktur Jaringan . Sedikit melenceng memang , hehe. Tapi adanya seperti itu. Jujur aja, kami disini membuat blog ini atas tuntutan dari sang guru . Langsung saja kita masuk ke materi yang pertama .


BANDWITH
Banwidth adalah lebar saluran data yang dilewati secara bersama sama oleh data data yang di transfer. Banwidth dapat di analogikan  sebagai sebuah jalan yang dilewati kendaraan secara bersamaan. Banwidth dalam ilmu komputer adalah suatu penghitungan konsumsi data yang tersedia pada suatu telekomunikasi. Dihitung dalam satuan bits per seconds (bit per detik).  Jika kita menggunakan koneksi LAN (Local Area Network) 100 mbps, berarti idealnya dapat melakukan transaksi data maksimalnya sebesar 100 mega bit per second (mbps). Lalu jika suatu modem yang dapat bekerja pada 57,600 bps memiliki Bandwidth 2 kali lebih besar dari pada modem yang bekerja pada 28,800 bps, jika koneksi komputer ke jaringan komputer memiliki Bandwidth yang besar atau tinggi dapat memungkinkan pengiriman data yang besar juga misalnya seperti pengiriman gambar dalam video presentation atau bahkan dapat mengirim video.



Terdapat dua jenis bandwidth yaitu :
1. Digital Bandwidth
Digital Bandwidth adalah jumlah atau volume data yang dapat dikirimkan melalui sebuah saluran komunikasi dalam satuan bits per second tanpa distorsi. Sesuai dengan namanya, bandwidth digital merupakan kapasitas yang menentukan besarnya unformasi digital yang dapat melewati saluran transmisi kabel maupun secara nirkabel dalam satuan waktu. Karena data yang lewat merupakan informasi digital, kapasitas tersebut diukur dengan satuan bit per satuan waktu seperti 10 Kbps (Kilobite per detik)

2.Analog Bandwith
Analog Bandwith adalah perbedaan antara frekuensi terendah dengan frekuensi tertinggi dalam sebuah rentang frekuensi yang diukur dalam satuan Hertz (Hz) atau siklus per detik, yang menentukan berapa banyak informasi yang bisa ditransimisikan dalam satu saat.

Fungsi Bandwith

1. Media Transfer Data
Media transfer data merupakan fungsi utama dan hampir berlaku di berbagai jaringan komputer. Misalkan saja dalam membangun jaringan LAN membutuhkan kabel fisik LAN yang menghubungkan antara koneksi LAN dengan perangkat komputer yang akan digunakan. Dalam kabel LAN tersebut terdapat jalur yang memungkinkan terjadinya pengiriman (transfer) data dari satu komputer ke komputer lainnya.

2. Pembatas Kecepatan Transfer Data
Biasanya fungsi ini diterapkan oleh administrator jaringan dalam mengelola jaringan apabila terdapat pengguna mengakses data tertentu yang membutuhkan banyak bandwidth. Hal itu sangat penting dilakukan agar menghindari kecurangan dari penggunanya. Misalkan saja mengunduh atau melakukan streaming video dengan resolusi High Display (HD). Beberapa kegiatan itu dapat menghabiskan bandwidth dalam jumlah yang banyak. Ketika ada pengguna yang menghabiskan banyak bandwidth, maka itu akan berdampak pada pengguna lainnya karena kecepatan akses menjadi semakin lambat.
Fungsi ini dilakukan agar setiap pengguna yang terhubung dalam jaringan dapat menikmati kemampuan akses dengan kecepatan yang seimbang. Contohnya, setiap pengguna mendapatkan jatah bandwidth sebesar 120 Mbps. Jadi, ketika pengguna ada yang melakukan streaming, tidak akan menyedot bandwidth melebihi angka tersebut sehingga pengguna lain tidak terganggu.

3. Pembatas Volume Data
Fungsi ini merupakan fungsi yang paling sering dirasakan, dimana bandwidth dapat membatasi jumlah data yang dapat ditransfer dalam waktu tertentu. Misalnya saja 2 GB perbulan. Dengan begitu, jumlah 2 GB tidak akan berpengaruh pada seberapa banyak perangkat yang akan mengaksesnya ataupun kecepatan akses, melainkan jumlah maksimal data yang dapat diakses tidak dapat melebihi 2 GB.
Jaringan Ad Hoc
Ad Hoc merupakan salah satu mode jaringan dalam WLAN (Wireless Local Area Network). Mode ini memungkinkan dua atau lebih device (komputer atau router) untuk saling berkomunikasi satu sama lain secara langsung (dikenal dengan istilah peer to peer) tanpa melalui Central Wireless Router atau Acces Point (AP). Jaringan ini biasa digunakan untuk mengirimkan data yang tidak terlalu besar ke perangkat laptop lain tanpa menggunakan kable sebagai media transmisinya.

Adapun Kelebihan dan kekurangan bandwith , sebagai berikut .

Kelebihan=>
Praktis dalam segi jaringan dan mudah dalam konfigurasi
Tidak membutuhkan biaya yang besar karena hanya memanfaatkan perangkat wireless pada laptop
Tidak membutuhkan kabel sebagai media transmisinya
Mudah digunakan untuk bertukar data.

Kekurangan=>
Banyak jenis virus yang mampu menular ke komputer lain melalui jaringan AdHoc
Adanya batas jarak dan jangkauan dan jumlah jaringan yang bisa terhubung sangat terbatas
Kemungkinan terjadinya gangguan sinyal yang dapat menurunkan kinerja jaringan.

Apa itu Infrastruktur Jaringan Komputer?

Suatu infrastruktur jaringan terdiri dari perpaduan banyak technology dan system. Sebagai administrator jaringan anda harus mumpuni dalam menguasai technology-2 terkait agar nantinya infrastruktur jaringan anda bisa dipelihara dengan mudah, di support dengan baik, dan memudahkan dalam troubleshooting jika terjadi suatu masalah baik itu berupa masalah kecil sampai ambruknya system jaringan anda secara global.

Fisik dan logical

Suatu infrastruktur jaringan adalah sekumpulan komponen-2 fisikal dan logical yang memberikan pondasi konektifitas, keamanan, routing, manajemen, access, dan berbagai macam fitur integral jaringan. Misalkan jika jaringan kita terhubung Internet, maka kita akan lebih banyak memakai protocol TCP/IP suite yang merupakan protocol paling banyak dipakai pada jaringan baik pada jaringan berskala kecil dirumahan sampai jaringan global internet.

Infrastruktur Fisik

Suatu infrastruktur fisik, sesuai dengan namanya – fisik, maka akan banyak berhubungan dengan komponen fisik suatu jaringan (tentunya sesuai dengan design jaringan yang anda buat) seperti:


1. Yang berhubungan dengan masalah perkabelan jaringan, yaitu kabel jaringan yang sesuai dengan topology jaringan yang anda pakai. Misal jika dalam jaringan anda memakai backbone Gigabit Ethernet maka sudah seharusnya anda memakai kabel CAT5e yang bisa mendukung speed Gigabit.
  • router yang memungkinkan komunikasi antar jaringan local yang berbeda segmen,
  • switches, bridges, yang memungkinkan hosts terhubung ke jaringan
  • Servers yang meliputi seperti server data file, Exchange server, DHCP server untuk layanan IP address, DNS server dan lain-2, dan juga hosts .
3. Infrastruktur fisik bisa termasuk didalamnya technology Ethernet dan standard wireless 802.11a/b/g/n, jaringan telpon umum (PSTN), Asynchronous Transfer Mode (ATM), dan semua metoda komunikasi dan jaringan fisik nya.

Infrastruktur Logical

Infrastrucktur logical dari suatu jaringan komputer bisa merupakan komposisi dari banyak elemen-2 software yang menghubungkan, mengelola, dan mengamankan hosts pada jaringan. Infrastruktur logical ini memungkinkan terjadinya komunikasi antar komputer melewati jaringan fisik yang sesuai dengan topology jaringan. Sebagai contoh dari infrastruktur logical ini adalah komponen-2 seperti
1. Domain Name System (DNS), yang merupakan system untuk memberikan resolusi name dari permintaan resolusi name dari clients.
2. Directory services, yang merupakan layanan directory untuk meng-authentikasi dan authorisasi user untuk masuk dan menggunakan resources jaringan.
3. protocol-2 jaringan seperti protocol TCP/IP, protocol jaringan yang sangat popular dan paling banyak dipakai sebagai protocol jaringan dari berbagai platform jaringan baik berplatform windows, Linux, Unix dan lainnya.
4. System keamanan jaringan seperti:
  • jika anda memakai jaringan Windows server, anda mestinya sudah melengkapi dengan system update patch yang dideploy secara automatis kepada semua host dalam jaringan anda seperti WSUS (Windows System Update Services)
  • System keamanan terhadap virus, kalau untuk kepentingan jaringan yang besar anda sudah seharusnya membangun suatu system antivirus corporate edition dimana semua clients akan terhubung ke server ini untuk download signature datanya secara automatis.
  • System keamanan terhadap segala macam ancaman terhadap jaringan anda yang juga terkait dengan infrastruktur fisik anda seperti firewall, pemakaian IPSec pada koneksi remote VPN dan lainnya.
  • Segala macam policy dan guidelines dari corporate tentang pemakaian resource jaringan juga tidak kalah pentingnya. Misal policy tentang pemakaian email dalam company yang tidak (mengurangi) untuk pemakaian pribadi seperti mailing list yang bisa memungkinkan banyak email spam dalam system exchange anda.
Gb. I Infrastruktur jaringan fisik dan logical
5. software client penghubung ke server, dan lain-2.
Setelah terbentuknya jaringan infrastruktur logical ini anda sebagai administrator perlu mempunyai pengetahuan untuk bisa memahami segala aspek technology yang terlibat didalamnya. Seperti anda harus bisa membuat design IP address untuk bisa dimplementasikan berdasarkan jaringan fisik yang ada, bagaimana anda akan memberikan IP address sebagai identitas masing-2 host pada jaringan, dan juga harus bisa melakukan troubleshooting kalau terjadi permasalahan jaringan yang berhubungan dengan konektivitas, addressing, access, security maupun masalah name resolution.
Dan yang lebih penting juga adalah masalah planning anda dalam menghadapi suatu disaster – suatu bencana dalam jaringan anda. Bagaimana anda menyiapkan terjadinya suatu disaster, dan bagaimana anda akan melakukan restorasi kalau disaster itu benar-2 terjadi dan menyebabkan system anda ambruk. Untuk itu anda harus bisa mengantisipasi sejak dini dengan suatu perencanaan terhadap disaster.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bandwidth dan Infrastruktur Jaringan

Assalamualaikum wr.wb. Welcome Back to dunia komputer yang membuat kepala kamu maupun saya pusing tujuh keliling . Hehe, tapi gapapa . Dar...